Pada suatu hari,
seorang pemuda bertanya kepada ayahnya tentang
bagaimana cara menemukan pasangan yang sempurna untuk mendampinginya karena ia mulai bosan dengan pasangannya
sungguh heran saran yang diberikan oleh sang ayah terhadap pemuda tersebut..
ayahnya lama berpikir dan kemudian mendapatkan ide
jawab sang ayah: pergilah kau ke ladang gandum, dan carilah yang paling besar gandumnya, tetapi ketika kau sudah sampai
di ladang, tidak boleh berbalik dari awal mulainya perjalananmu. Jalanmu harus terus kedepan sampai
akhirnya kau sudah tiba di penghujung ladang dengan gandum besar pilihanmu.
pemuda yang kebingungan dengan jawaban sang ayah tidak berkata banyak, namun menuruti perintah ayahnya
maka ia pergi ke ladang gandum tersebut dan mulai mencari gandum terbesar
ia berjalan menelusuri baris demi baris gandum
pada baris kesekian, pemuda itu menumukan sebatang gandum yang besar,
lalu ia berpikir "mungkin aku akan menemukan yang lebih besar lagi disana"
ia pun terus menulusuri ladang gandum itu kedepan
untuk kedua kalinya ia menemukan sebatang gandung yang lebih besar dari sebelumnya,
namun karena masih ada beberapa baris gandum yang belum tertelusuri,
ia berpikir untuk mencari gandum yang lebih besar lagi. begitu teruslah pemikirannya sampai akhirnya
ia tidak melihat ada gandum besar yang tersisa lagi. hanya ada gandum2 muda dan kecil-kecil di sisa baris..
kemudian, pulanglah ia dengan tangan kosong
" ayah, aku sudah menemukan banyak gandum besar di ladang, tapi aku terus berjalan, berharap mendapaykan yang lebih besar, namun aku salah
aku tidak menemukan gandum-gandum besar lainnya di sepanjang sisa baris. apa yang hendak kau sampaikan kepadaku? dan apa maksudnya
menyruh aku untuk mencari gandum besar? bukankah tidak ada kaitanyya dengan pasangan yang sempurna?"
dengan bijak ayahnya berkata " anakku, sudah sadarkah engkau, bahwa tidak ada yang sempurna di dunia ini. manusia selalu mencari kesempurnaan
diatas kesempurnaan. begitu seterusnya sampai terkadang kita melewatkan yang terbaik yang telah didapat dan akhirnya menyesal..
sama denganmu yang tidak mendapatkah hasil apa2.
pahamkah engkau bahwa hal terbaik tidak dapat dibandingkah dengan apa pun ketika itu sudah menempel di hatimu, maka janganlah mencari kesempurnaan yang lain
karena sesungguhnya kesempurnaan itu sudah kau dapatkan"
disaat kamu ingin melepaskan seseorang, ingatlah pada saat kamu ingin mendapatkannya..
disaat kamu mulai tidak mencintainya, ingatlah pada saat pertama kau jatuh cinta kepadanya
disaat kamu mulai bosan dengannya, ingatlah saat terindah bersamanya
disaat kamu akan menduakannya, bayangkan jika dia selalu setia
disaat kamu akan membohonginya, ingatlah setiap kejujuran darinya
maka kamu akan merasakan arti kehadirannya
jangan sampai disaat dia sudah tidak disisimu, baru kamu menyadari betapa berarti kehadirannya..
renungkan dan usahakanlah untuk mempertahankan suatu hubungan agar tidak berujung sia-sia
P.S: love someone imperfect perfectly~xoxo